Menjual Buku Anak dan Balita Berkualitas

Belajar Ala Balita

Dimata balita, segala hal adalah pengetahuan baru. Dalam Dunia Shopie-nya Jostein Gaarder dijelaskan bahwa bagi anak-anak, dunia dan segala sesuatu di dalamnya itu baru, sesuatu yang membangkitkan keheranan mereka.

Dimata balita, segala hal adalah pengetahuan baru. Dalam Dunia Shopie-nya Jostein Gaarder dijelaskan bahwa bagi anak-anak, dunia dan segala sesuatu di dalamnya itu baru, sesuatu yang membangkitkan keheranan mereka.


Merupakan insting bagi balita bahwa orangtuanya tahu segala hal yang ia belum tahu. Untuk membekali balita dengan pengetahuan yang benar dan tidak membosankan, dibutuhkan tips dan trik orangtua. Buku bisa disebut sebagai jendela ilmu. Maka memanfaatkan buku sebagai sarana transfer informasi adalah langkah bijak.


Masalah yang muncul kemudian adalah balita. Balita dengan rentang usia bawah lima tahun tidaklah mungkin untuk membaca sendiri buku. Peran orangtua untuk membacakanlah yang dibutuhkan. Ada masalah lagi? Ya, balita dengan segala karakternya, memiliki tipe belajar yang berbeda-beda. Visual, kinestetik, auditory atau bahkan kombinasi dari ketiganya. Lagi-lagi kecerdasan orangtua dalam menstimulasi balita teruji.


Boneka tangan bisa digunakan untuk sarana penunjang. Juga maket 3D yang penuh imajinasi. Apapun yang orangtua gunakan, yang lebih dibutuhkan adalah bahasa penuh kasih dan kesabaran pada balita. Sebab bisa jadi, setelah memaparkan banyak hal, balita anda hanya akan terbengong-bengong kemudian mengambil maket 3D yang telah anda buat dengan susah payah dan memperlakukan maket itu sebagai sarana melatih motorik halusnya dengan merobek-robeknya menjadi serpihan kecil.


Jika seperti itu keadaannya, orangtua dilarang keras kapok menstimulasi balita. Sebab percayalah, informasi yang telah diberikan, sebetulnya telah ditangkap oleh balita. Langkah bijak adalah melanjutkan stimulasi di lain waktu. Catatan yang semestinya dipegang orangtua adalah stimulasi belajar balita dilakukan rutin dengan waktu yang singkat. Sebab konsentrasi balita hanya sebesar 1 menit x usianya, artinya jika balita berusia 2 th, maka kemampuannya untuk fokus adalah 1 menit x 2 sama dengan 2 menit.

_Hylan Khazanah_

Written by Hylan Khazanah on Sunday September 27, 2015
Permalink -

« Tentang Gempa Bumi - Masih tentang metamorfosis »