Menjual Buku Anak dan Balita Berkualitas

Ga ada belalang

"Ga ada belalang," kata Embun. "Ada, itu lho yang nempel di daun," ujar saya. "Ga ada. Itu daun warna ijo, kuning, merah," ucapnya ngeyel.

taman kupu kupu

Percakapan itu terjadi ketika kami berada di Taman Kupu-kupu, Tabanan, Bali. Di Taman ini dilakukan pengembangbiakan sekaligus penangkaran kupu-kupu guna keperluan ilmu pengetahuan ilmiah maupun pendidikan untuk masa yang akan datang. Berbagai jenis kupu-kupu yang ada di Indonesia terdapat disini, adapun jenis kupu-kupu yang terkenal antara lain; kupu-kupu sayap burung sorga (Ornithoptera Paradisea), Barong, Priamus. (http://www.wisatabaliaga.com/taman-kupu-kupu-bali/#H30wu3hvSkxq6Ooh.99).

Tidak hanya kupu-kupu yang dibudidayakan tetapi juga aneka serangga lainnya. Termasuk serangga daun. Serangga daun inilah yang memberkas kuat dalam ingatan saya. Karena bentuknya betul-betul mirip daun. Pict yang saya ambil, kanan bawah, adalah salah satu "rumah serangga daun". Anda bisa menemukan serangganya kah? Atau seperti Embun, bungsu saya yang belum menemukan beda serangga daun dan daunnya 😀

Untuk menambah ilmu pengetahuannya, saya mengajaknya membuka referensi buku AKU TAHU MENGAPA, jilid Laba-laba Membangun Jaring, halaman 27.
-Siapakah yang menyamar mirip daun? Ada banyak jenis serangga pemakan daun yang menyamarkan rupanya mirip daun, agar sulit dikenali para hewan pemangsa. Tubuh mereka tidak hanya berwarna hijau daun, tetapi juga bergambar pola urat daun!-
Ps: paket buku ini sangat saya rekomendasikan untuk menambah koleksi home library. Terdiri dari 24 buku dengan tema yang beragam dan gambar-gambar yang eye cathing, buku ini bisa disebut sebagai pendamping ensiklopedi. 😍

Lihat gambar kanan atas, begitu mirip bukan, serangga daun dengan daun yang dihinggapinya. Mengapa bisa begitu mirip? Ingat tentang cara makhluk hidup melindungi dirinya dari pemangsa. Ya, dengan bentuk seperti daun, serangga sekaligus bermaksud bersembunyi, melindungi diri dari musuh-musuhnya. Subhahanallah, sungguh sempurna Allah menciptakan makhlukNya. Maka nikmat Allah yang mana yang engkau dustakan?

-Hylan Khazanah, 18 Nopember 2015-

Written by Hylan Khazanah on Friday November 20, 2015
Permalink -

« Masih tentang metamorfosis - Proses Anak-anak Membaca »